Dubes RI di AS Dino Patti Djalal menjamin kasus paduan suara Universitas Cendrawasih yang terlantar di Cincinnati, Ohio, sudah ditangani. KJRI Chicago sudah turun tangan.

"Sudah ditangani KJRI Chichago. Untuk make sure bahwa mereka diperhatikan dan diupayakan bisa pulang. Ini katanya ini masalah tiket kan. Sayang sekali. Kasihan juga," kata Dino di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (17/7/2012).

Dia berharap dari kasus terlantarnya paduan suara mahasiswa Uncen ini bisa ditarik pelajaran. Jangan sampai saat pergi ke luar negeri, tanpa jaminan sehingga terlantar.

"Makanya ini juga suatu pelajaran bagi kita, bila bepergian ke luar negeri itu asuransi penting. Kalau ada hal seperti ini, bisa ditangani," tuturnya.

Seperti diketahui, semula para mahasiswa Indonesia itu bermaksud mengikuti kejuaraan paduan suara dunia World Choir Games di Cincinnati.

Namun mereka mengalami masalah dengan tiket dan keterlambatan di Jakarta sehingga baru tiba di Cincinnati hanya beberapa saat sebelum seremoni penutupan acara pada Sabtu, 14 Juli waktu setempat. Dengan kata lain, mereka baru tiba lebih dari sepekan dari jadwal mereka tampil pada 6 dan 7 Juli.

Akibatnya, ke-49 anggota paduan suara Gema Chandra tersebut batal mengikuti kejuaran dunia tersebut. Apesnya lagi, kini tiket pesawat yang telah mereka pesan dari Cincinnati ke San Francisco pun sudah tak berlaku lagi alias expired.

Semula kelompok tersebut telah memesan tiket pulang pergi Jakarta-San Francisco, namun dengan adanya keterlambatan di Jakarta tersebut, tiket itu tak berlaku lagi. Kesialan bertubi-tubi bagi kelompok paduan suara ini. Bagaimana tidak, sudah gagal ikut lomba dunia, mereka pun tak punya uang untuk membeli tiket baru guna menerbangkan mereka kembali ke Indonesia dari San Francisco. Untunglah, warga Cincinnati dikenal murah hati. Mereka membantu rombongan ini termasuk memberi donasi. Dukungan warga juga mencuat lewat twitter.

SUMBER

Similar Threads: